Selasa, 27 Oktober 2009

Sistem pemerintahan MONARKI

Monarki Mutlak:
Monarki mutlak atau monarki absolut merupakan bentuk monarki di mana seorang raja mempunyai kuasa penuh untuk memerintah negaranya. Berbeda dengan sistem monarki konstitusional, perdana menteri dalam kerajaan monarki mutlak hanya memainkan peranan simbolis.
Dalam zaman modern ini hanya terdapat tiga monarki mutlak yaitu di Arab Saudi, Brunei, dan Swaziland:
* Arab Saudi (Raja Abdullah ibn 'Abd al 'Aziz Al Sa'ud)
* Brunei (Sultan Hassanal Bolkiah Mu'izzadin Waddaulah )
* Swaziland (Raja Mswati III)
* Vatikan (Paus Benediktus XVI)
Di Yordania dan Maroko, rajanya mempunyai banyak kuasa tetapi tidak boleh dianggap sebagai monarki yang mutlak. Manakala di Liechtenstein, hampir dua-pertiga penduduknya yang berhak mengikuti pemilu telah memberikan hak veto kepada kepala negaranya Pangeran Hans-Adam II.

Monarki konstitusional adalah sejenis monarki yang didirikan di bawah sistem konstitusional yang mengakui raja sebagai kepala negara. Monarki konstitusional yang modern biasanya menggunakan konsep trias politica, atau politik tiga serangkai. Ini berarti raja adalah hanya ketua simbolis cabang eksekutif. Jika seorang raja mempunyai kekuasaan pemerintahan yang penuh, ia disebut monarki mutlak atau monarki absolut.
* Antigua dan Barbuda (Ratu Elizabeth II)
* Australia (Ratu Elizabeth II)
* Bahama (Ratu Elizabeth II)
* Barbados (Ratu Elizabeth II)
* Belanda (Ratu Beatrix)
* Belgia (Raja Albert II)
* Belize (Ratu Elizabeth II)
* Britania Raya (Ratu Elizabeth II)
* Denmark (Ratu Margrethe II)
* Greenland (Ratu Margrethe II)
* Grenada (Ratu Elizabeth II)
* Jamaika (Ratu Elizabeth II)
* Jepang (Maharaja Akihito)
* Kamboja (Raja Norodom Sihamoni)
* Kanada (Ratu Elizabeth II)
* Liechtenstein (Pangeran Hans Adam II)
* Luxemburg (Grand Duke Henri)
* Malaysia (Yang di-Pertuan Agong Tuanku Syed Sirajuddin)
* Monako (Pangeran Albert)
* Maroko (Raja Mohammed VI)
* Norwegia (Raja Harald V)
* Papua Nugini (Ratu Elizabeth II)
* Saint Kitts dan Nevis (Ratu Elizabeth II)
* Saint Lucia (Ratu Elizabeth II)
* Saint Vincent dan Grenadines (Ratu Elizabeth II)
* Selandia Baru (Ratu Elizabeth II)
* Kepulauan Solomon (Ratu Elizabeth II)
* Spanyol (Raja Juan Carlos I)
* Swedia (Raja Carl XVI Gustaf)
* Thailand (Raja Bhumibol Adulyadej)
* Tuvalu (Ratu Elizabeth II)
* Uni Emirat Arab (Presiden Khalifa bin Zayed Al Nahayan)
* Yordania (Raja Abdullah II )
Perancis pernah menggunakan sistem monarki konstitusional untuk masa yang singkat antara 1789-1792 dan antara 1815-1848.
Gitu, Bro...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar